Awal mula terjadinya terbentuknya TNI tidak bisa
dilepaskan dari konteks perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah.
Seperti diketahui indonesia mengalami penjajahan selama lebih dari tiga
setengah abad, yang kemudian diakhiri dengan perjuangan panjang rakyat
Indonesia merebut kemerdekaan dari tangan Penjajah.
Sebelum kemerdekaan, rakyat Indonesia mengalami kesengsaraan dalam
penjajahan Jepang selama tiga setengah tahun, dalam kurun waktu tersebut
dibentuklah PETA dan HEIHO oleh Jepang. Perjuangan kemerdekaan pada
kurun waktu tersebut masih bersifat sporadis, walaupun dilakukan hampir
di seluruh wilayah Indonesia dan organisasi perlawanan dalam bentuk
laskar-laskar perjuangan. Setelah kemerdekaan Republik Indonesia pada
tanggal 18 Agustus 1945, berdasarkan Keputusan PPKI tanggal 18 Agustus
tahun 1945 dibentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang terdiri dari bekas
prajurit Hindia Belanda dan Jepang, antara lain Heiho dan PETA serta
berasal dari rakyat, yaitu barisan pemuda, Hisbullah, Sabillilah dan
Pelopor. Dengan itu terintregasi pula laskar-laskar dan tentara pelajar
yang tersebar diberbagai daerah, baik yang sudah maupun yang belum
memperoleh latihan militer, yang keseluruhannya terhimpun dalam BKR.